Kemudian Hizkia bertanya kepada para imam dan bani Lewi tentang timbunan itu. Ketua imam Azarya, yang berasal daripada keturunan kaum Zadok, menjawab dia demikian, “Sejak orang mulai membawa persembahan khusus ke Bait TUHAN, kami makan sekenyangnya, bahkan sisanya masih banyak. TUHAN memang telah memberkati umat-Nya sehingga sisanya sebanyak ini.”
2 Tawarikh 31:9-10
Konsapatan bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini kita belajar tema "Makan sekenyangnya"
Bab 31 kitab 2 Tawarikh bersambung kisah raja Hizkia, kali ini dia menetapkan rakyat yang tinggal di Yerusalem agar memberi sumbangan yang menjadi bahagian para imam dan orang Lewi supaya mereka dapat melayani sepenuh di Bait TUHAN (ay.4).
Bahagian yang dimaksudkan raja memang ada disebut dalam peraturan Taurat, tinggal dilaksanakan lagi, maka berlaku seperti yang diperintahkan.
Bukan saja rakyat yang tinggal di Yerusalem yang memberi malah orang Israel dan Yehuda yang tinggal di kota-kota lain turut memberi.
Sudahnya banyaklah sumbangan berupa makan seperti timbunan banyaknya.
Menarik perhatian Hizkia, ketua imam Azarya pun menjelaskan itu semua sumbangan khusus ke Bait TUHAN mereka pun makan sekenyangnya bahkan banyak sisa.
Mungkin selama ini para imam dan orang Lewi tidak cukup makan sebab rakyat tidak memberi sumbang itu yang sepatutnya diberi.
Semoga kita seperti rakyat yang memberi sumbangan supaya para pelayanan penuh masa makan sekenyangnya dan ada lagi sisa untuk ternak, binatang peliharaan atau dibuat komos untuk sayuran mereka di tepi rumah gembala.
Doa: Tuhan Yesus tolong kami supaya dapat memberi sumbangan kepada para hamba TUHAN supaya mereka makan sekenyangnya.
Sejahtera selalu.
🎚️emanuelministry.blogspot.com
Kota Kinabalu Malaysia 18.6.2026.
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment