Kisah Para Rasul 28:30-31 (AVB) Paulus tinggal selama dua tahun di rumah yang disewanya sendiri. Dia menyambut semua yang mengunjunginya dan menyampaikan ajaran tentang kerajaan Allah serta Tuhan Yesus Kristus dengan berani dan bebas, tiada siapa yang menghalangnya. Kopivosihan bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini kita belajar tentang "Berani dan bebas, tiada siapa yang menghalang" Bab 28 kitab Kisah Para Rasul penutup kitab ini, pelayaran Paulus bersama penulis kitab ini akhirnya tiba di Rom selepas tiga bulan terkandas di pulau Malta sepanjang musim sejuk (ay.11), penduduk pulau Malta sangat baik, memberi layanan kepada mereka yang terkandas (ay.2) walaupun mereka penganut agama dewa-dewi (ay.4), naluri kemanusiaan mereka tidak terhakis, tetapi sayang kekadang orang beragama kepada TUHAN boleh hilang sikap kemanusiaan demi mempertahankan agamanya, itulah yang terjadi di belahan dunia yang tidak henti-henti berperang. Paulus sempat menyembuhkan beberapa orang yang sakit di pulau Malta (ay.8-9). Setelah Paulus tiba di Roma dia kemudian di tempatkan di rumah tahanan untuk menunggu kesnya dibicarakan, dijaga oleh seorang askar (ay.16). Paulus mula mengajar tentang Tuhan Yesus di hadapan orang Yahudi (ay 17-20). Seperti biasa mereka tidak dapat menerima dan memahami ajaran itu, malah saling bertengkar sesama sendiri (ay.29). Paulus pula dia terus mengajar dengan berani dan bebas, tiada siapa yang dapat menghalang kepada siapa saja yang bertemu dengannya selama dua tahun di rumah tahanan itu (ay.30-31). Mari kita belajar berani dan bebas tiada siapa yang dapat menghalang kita bersaksi dan mengajar tentang Tuhan Yesus di mana saja kita berada seperti Paulus. Krismas yang sejati berani dan bebas merayakan di mana saja kita berada. Damai sejahtera di sanubari kita. Merry Christmas. 🎚️emanuelministry.blogspot.com Kudat Sabah, Malaysia. 24.12.2024.

Comments

Popular Posts