Wahyu 8:1-2 (AVB) Apabila Anak Domba memecahkan materai ketujuh, syurga menjadi senyap sunyi kira-kira setengah jam.
Kemudian aku melihat tujuh malaikat menghadap Allah. Mereka diberi tujuh sangkakala.
Kopivosihan bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini kita belajar tentang "Materai ketujuh" Bab 8 kitab Wahyu penglihatan Yohanes tentang Anak Domba memecahkan materai ketujuh. Surga sunyi sepi kira-kira setengah jam (ay.1), mungkin menunggu apa yang terjadi. Kemudian Yohanes melihat tujuh malaikat menghadap TUHAN, mereka diberi tujuh sangkakala (ay.2).
Malaikat pun meniup sangkakala masing-masing secara bergiliran.
Malaikat pertama meniup sangkakala, hujan batu dan api bercampur darah dilemparkan ke bumi (ay.7). Malaikat kedua meniup sangkakala, kelihatan seperti gunung besar menyala dicampakan ke dalam laut (ay.8).
Malaikat ketiga meniup sangkakala, sebuah binatang besar menyala-nyala seperti suluh gugur dari langit (ay.10).
Kemudian malaikat keempat meniup sangkakala, sepertiga matahari, bulan dan binatang terpukul, sepertiga waktu tidak dapat bercahaya (ay.12).
Setiap kali sangkakala itu ditiup akan ada malapetaka yang menimpah bumi. Sudah tentu menginsafkan kita supaya bertaubat kalau tidak malapetaka itu akan menimpah kita.
Itulah peranan orang percaya bertaubat dan berdoa, seperti yang dilihat oleh Yohanes, doa orang kudus dipersembahkan di atas mazbah emas di hadapan takhta (ay.3).
Semoga kita bertaubat dan berdoa kepada TUHAN supaya materai ketujuh dengan tiupan sangkakala tidak terjadi malapetaka di bumi.
Doa: Tuhan Yesus kesihani kami agar tiupan sangkakala menjadi berkat kepada bumi dan bukan malapetaka.
Damai sejahtera di jiwa kita.
🎚️emanuelministry.blogspot.com Kudat Sabah, Malaysia.
2.5.2025.
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment