1 Korintus 1:22-23 (AVB) Orang Yahudi menuntut tanda berbentuk mukjizat, manakala orang Yunani menuntut kebijaksanaan. Sebaliknya kami memberitakan Kristus yang disalib. Hal ini menjadi batu sandungan kepada orang Yahudi dan dipandang bodoh oleh bangsa-bangsa lain. Kopivosihan bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini kita belajar tentang "Berbentuk tanda mukjizat" Bab 1 surat 1Korintus berkisar tentang teguran Paulus terhadap perpecahan dalam jemaah di Korintus (ay.10-17), kemudian tentang kebijaksanaan TUHAN yang dianggap bodoh oleh orang Yunani dan orang Yahudi (ay.18-31). Orang Yahudi menuntut tanda berbentuk mukjizat dan orang Yunani menuntut kebijaksanaan (ay.22). Agaknya orang Rungus menuntut apa sebelum menerima Injil atau apa harapan mereka kalau menerima Injil? Setiap bangsa di muka bumi ada harapan masing-masing sebelum menerima Injil, kalau tidak memberi manafaat secara langsung terhadap kehidupan, mereka tidak akan menerima, malah dianggap satu kebodohon. Tetapi bagi Paulus Injil kebijaksanaan TUHAN bagitu juga kita hari ini Injil menjadikan bangsa kita bijaksana seperti kata Paulus (ay.26). Mari kita belajar tidak perlu menuntut tanda berbentuk mukjizat dan kebijaksanaan sebab kita telah hidup dalam mukjizat dan kebijaksanaan itu. Tahun baharu disambut dengan menikmati tanda mukjizat dan kebijaksanaan bukan lagi menuntut tanda mukjizat dan kebijaksanaan. Damai sejahtera di jiwa kita. 🎚️emanuelministry.blogspot.com Kudat Sabah, Malaysia. 10.1.2025.

Comments

Popular Posts