1 Raja-raja 8:9-11 (TB) Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh batu yang diletakkan Musa ke dalamnya di gunung Horeb, yakni loh-loh batu bertuliskan perjanjian yang diadakan TUHAN dengan orang Israel pada waktu perjalanan mereka keluar dari tanah Mesir.
Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN,
sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.
https://alkitab.app/v/7012cbc9b0f9
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya berkongsi kisah raja Salomo mentabis rumah TUHAN dengan meletakkan Tabut Perjanjian di dalam ruangan maha Kudus. Dikatakan awan kemuliaan TUHAN meliputi rumah TUHAN, sehingga para imam tidak tahan berdiri menyelengarkan kebaktian. Ingat lagi ketika Tuhan Yesus berhadapan dengan roh roh jahat yg merasuki seseorang, roh roh jahat tidak tahan berhadapan dengan Tuhan Yesus, mereka berteriak dan meninggalkan orang yg dirasuknya. Itulah hebatnya kehadiran kemuliaan TUHAN. Dikatakan dalam ajaran Perjanjian Baru diri kita adalah bait suci itu sendiri, tempat kediaman Roh Kudus/TUHAN. Maksudnya kita membawa kemuliaan dan kuasa Tuhan Bapa kita di Surga di mana saja kita berada. Tetapi kelihatan tidak seperti itukan? Seolah olah kita hilang kuasa, tiada awan kemulian TUHAN, kita seperti manusia biasa saja, paling teruk boleh pula dirasuk oleh roh roh jahat, ada kemungkinkah Roh Kudus berkongsi tempat tinggal dengan roh jahat?. Itulah persoalan kita sampai hari ini. Mudah saja jawapannya, sebab kita tidak menempatkan TUHAN diruang paling tinggi, paling kudus dalam diri kita. Dalam rumah TUHAN Tabut Perjanjian itu diletakkan diruangan paling Kudus, ruangan paling mulia, tiada tolok bandingnya. Itu sebab kemulian TUHAN hadir. Jadi kalau kita mahu hidup kita dan diri kita ada kemulian dan kuasa, mari kita tempatkan Tuhan Yesus diatas segala galanya dalam hidup kita, bukan di luar, bukan di bawah, atau kadang kadang kita letakan dalam hidup kita atau bila kita perlu kita panggil dan letakkan dalam fikiran kita. Mana ada kuasa kalau begitu, sebab itulah roh jahat boleh masuk dan menguasai fikiran seseorang. Mari kita
bertaubat kalau kita masih tidak meletakkan Tuhan Yesus diruangan paling atas dan Kudus dalam diri kita. Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com, 10.9.19 KK.
Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN,
sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.
https://alkitab.app/v/7012cbc9b0f9
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya berkongsi kisah raja Salomo mentabis rumah TUHAN dengan meletakkan Tabut Perjanjian di dalam ruangan maha Kudus. Dikatakan awan kemuliaan TUHAN meliputi rumah TUHAN, sehingga para imam tidak tahan berdiri menyelengarkan kebaktian. Ingat lagi ketika Tuhan Yesus berhadapan dengan roh roh jahat yg merasuki seseorang, roh roh jahat tidak tahan berhadapan dengan Tuhan Yesus, mereka berteriak dan meninggalkan orang yg dirasuknya. Itulah hebatnya kehadiran kemuliaan TUHAN. Dikatakan dalam ajaran Perjanjian Baru diri kita adalah bait suci itu sendiri, tempat kediaman Roh Kudus/TUHAN. Maksudnya kita membawa kemuliaan dan kuasa Tuhan Bapa kita di Surga di mana saja kita berada. Tetapi kelihatan tidak seperti itukan? Seolah olah kita hilang kuasa, tiada awan kemulian TUHAN, kita seperti manusia biasa saja, paling teruk boleh pula dirasuk oleh roh roh jahat, ada kemungkinkah Roh Kudus berkongsi tempat tinggal dengan roh jahat?. Itulah persoalan kita sampai hari ini. Mudah saja jawapannya, sebab kita tidak menempatkan TUHAN diruang paling tinggi, paling kudus dalam diri kita. Dalam rumah TUHAN Tabut Perjanjian itu diletakkan diruangan paling Kudus, ruangan paling mulia, tiada tolok bandingnya. Itu sebab kemulian TUHAN hadir. Jadi kalau kita mahu hidup kita dan diri kita ada kemulian dan kuasa, mari kita tempatkan Tuhan Yesus diatas segala galanya dalam hidup kita, bukan di luar, bukan di bawah, atau kadang kadang kita letakan dalam hidup kita atau bila kita perlu kita panggil dan letakkan dalam fikiran kita. Mana ada kuasa kalau begitu, sebab itulah roh jahat boleh masuk dan menguasai fikiran seseorang. Mari kita
bertaubat kalau kita masih tidak meletakkan Tuhan Yesus diruangan paling atas dan Kudus dalam diri kita. Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com, 10.9.19 KK.
Comments
Post a Comment