1 Raja-raja 1:28-30 (TB)  Lalu raja Daud menjawab, katanya: "Panggillah Batsyeba." Perempuan itu masuk menghadap raja dan berdiri di depannya.
Lalu raja bersumpah dan berkata: "Demi TUHAN yang hidup, yang telah membebaskan nyawaku dari segala kesesakan,
pada hari ini aku akan melaksanakan apa yang kujanjikan kepadamu demi TUHAN, Allah Israel, dengan sumpah ini: Anakmu Salomo akan menjadi raja sesudah aku, dan dialah yang akan duduk di atas takhtaku menggantikan aku."

https://alkitab.app/v/1413cb9ae161

Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini saya ingin berkongsi tentang kisah raja Daud melantik Salomo anak kepada Batsyeba menjadi raja mengantikan dia. Ingat lagi siapa Batsyeba?. Ya balu Uria. Begitulah Tuhan Bapa kita di Surga menegakkan nama Uria dalam sejarah bangsa Israel, walapun secara jasmani Salomo bukan anak Uria, tetapi secara hukum agama dan budaya pada zaman itu ia tetap anak Uria sebab dilahirkan oleh isterinya. Itulah hebatnya kuasa kasih karunia Tuhan, tetap berlaku walapun selepas kematian seseorang. Walapun sesama manusia cuba memadamkan sejarah hidup seseorang tetapi  kasih karunia Tuhan tidak dapat dipadamkan. Kisah Tuhan Yesus pun ada usaha dunia memadamkannya dalam sejarah manusia, boleh dikatakan setiap hari ada saja pengikut Tuhan Yesus dibunuh sebagai usaha manusia memadamkan nama Tuhan Yesus.  Perkawinan, pangkat, kebendaan dan sebagainya adalah senjata dunia sebagai cuba memadamkan Injil, tetapi Injil masih berkembang pesta dalam planet bumi sampai hari. Kenapa? Sebab Injil adalah kekuatan Tuhan Bapa kita di Surga, dimana saja kasih Kristus diberita disitu kekuatan Tuhan dinyatakan, puji Tuhan. Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 3.9.19 KK.

Comments

Popular Posts