2 Raja-raja 22:8-11 (TB) Berkatalah imam besar Hilkia, kepada Safan, panitera itu: "Telah kutemukan kitab Taurat itu di rumah TUHAN!" Lalu Hilkia memberikan kitab itu kepada Safan, dan Safan terus membacanya.
Kemudian Safan, panitera itu, masuk menghadap raja, disampaikannyalah kabar tentang itu kepada raja: "Hamba-hambamu ini telah mengambil seluruh uang yang terdapat di rumah TUHAN dan memberikannya ke tangan para pekerja yang diangkat mengawasi rumah itu."
Safan, panitera itu, memberitahukan juga kepada raja: "Imam Hilkia telah memberikan kitab kepadaku," lalu Safan membacakannya di depan raja.
Segera sesudah raja mendengar perkataan kitab Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya.
https://alkitab.app/v/e257f7481c8e
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya mahu berkongsi cerita tentang raja Yosia raja Yehuda, dia melakukan apa yg benar di mata TUHAN. Raja Yosia menjadi raja pada usia 8 tahun. Macam manalah agaknya dia memerintah dan melakukan perkara yg benar pada usia begitu. Sudah tentu para pengasuh, ibu dan para pegawai yg bersamanya yg telah membentuk agar dia melakukan kebenaran. Dikatakan pada tahun ke 18 pemerintah raja Yosia, dia telah membaiki rumah TUHAN. Semasa proses pembaikan iman Hilkia telah menjumpai kitab Taurat di dalam rumah TUHAN, kemudian dibacakan kepada raja. Raja sangat terkesan dan sangat takut terhadap hukuman TUHAN. Hari ini boleh dikatakan setiap orang memiliki Alkitab, dalam bentuk digital atau buku. Hanya tinggal kita baca dan lakukan perintah Alkitab. Sangat mudah sebenarnya, sebab ada Roh Kudus akan menolong kita untuk memahami kebenaran Alkitab. Tetapi hakikatnya sangat susah untuk kita lakukan sebab kita tidak memaksa diri untuk melakukannya. Kalau setiap orang membaca dan membuat refleksi sendiri kemudian dicatat dalam buku catatan peribadi dalam tempoh satu tahun, sudah cukup banyak catatan yg berguna untuk diri dan masyarakat kita. Siapa tahu 1000 tahun kemudian catatan refleksi kita menjadi sumber rujukan pada masa itu. Puji Tuhan. Alkitab yg kita ada sekarang ini pun hasil catatan orang orang tertentu yg mahu mengabadikan kisah pelayannya dan kisah pelayanan orang lain, sekarang telah menjadi Alkitab yg mengubah dunia. Kisah pelayanan Tuhan Yesus akan dilupakan begitu saja kalau tidak ada yg mengabadikan dalam tulisan. Hari ini billion manusia membacanya setiap hari dan mengubah hidup mereka. Jadi mari kita bertaubat kalau selama ini kita tidak memaksa diri untuk membaca Alkitab.
Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 15.10.19 KK.
Kemudian Safan, panitera itu, masuk menghadap raja, disampaikannyalah kabar tentang itu kepada raja: "Hamba-hambamu ini telah mengambil seluruh uang yang terdapat di rumah TUHAN dan memberikannya ke tangan para pekerja yang diangkat mengawasi rumah itu."
Safan, panitera itu, memberitahukan juga kepada raja: "Imam Hilkia telah memberikan kitab kepadaku," lalu Safan membacakannya di depan raja.
Segera sesudah raja mendengar perkataan kitab Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya.
https://alkitab.app/v/e257f7481c8e
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya mahu berkongsi cerita tentang raja Yosia raja Yehuda, dia melakukan apa yg benar di mata TUHAN. Raja Yosia menjadi raja pada usia 8 tahun. Macam manalah agaknya dia memerintah dan melakukan perkara yg benar pada usia begitu. Sudah tentu para pengasuh, ibu dan para pegawai yg bersamanya yg telah membentuk agar dia melakukan kebenaran. Dikatakan pada tahun ke 18 pemerintah raja Yosia, dia telah membaiki rumah TUHAN. Semasa proses pembaikan iman Hilkia telah menjumpai kitab Taurat di dalam rumah TUHAN, kemudian dibacakan kepada raja. Raja sangat terkesan dan sangat takut terhadap hukuman TUHAN. Hari ini boleh dikatakan setiap orang memiliki Alkitab, dalam bentuk digital atau buku. Hanya tinggal kita baca dan lakukan perintah Alkitab. Sangat mudah sebenarnya, sebab ada Roh Kudus akan menolong kita untuk memahami kebenaran Alkitab. Tetapi hakikatnya sangat susah untuk kita lakukan sebab kita tidak memaksa diri untuk melakukannya. Kalau setiap orang membaca dan membuat refleksi sendiri kemudian dicatat dalam buku catatan peribadi dalam tempoh satu tahun, sudah cukup banyak catatan yg berguna untuk diri dan masyarakat kita. Siapa tahu 1000 tahun kemudian catatan refleksi kita menjadi sumber rujukan pada masa itu. Puji Tuhan. Alkitab yg kita ada sekarang ini pun hasil catatan orang orang tertentu yg mahu mengabadikan kisah pelayannya dan kisah pelayanan orang lain, sekarang telah menjadi Alkitab yg mengubah dunia. Kisah pelayanan Tuhan Yesus akan dilupakan begitu saja kalau tidak ada yg mengabadikan dalam tulisan. Hari ini billion manusia membacanya setiap hari dan mengubah hidup mereka. Jadi mari kita bertaubat kalau selama ini kita tidak memaksa diri untuk membaca Alkitab.
Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 15.10.19 KK.
Comments
Post a Comment