Hakim-hakim 21:23-25 (TB) Jadi bani Benyamin berbuat demikian; dari gadis-gadis yang menari-nari yang dirampas itu mereka mengambil perempuan, jumlahnya sama dengan jumlah mereka, kemudian pulanglah mereka ke milik pusakanya lalu membangun kota-kotanya kembali dan diam di sana.
Pada waktu itu pergilah orang Israel dari sana, masing-masing menurut suku dan kaumnya; mereka masing-masing berangkat dari sana ke milik pusakanya.
Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
https://alkitab.app/v/9b896f512820
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya ingin berkongsi tentang kisah suku Benyamin yang hampir pupus akibat daripada perang saudara. Punca asalnya mereka melindungi orang yg melakukan kejahatan. Begitulah dahsyatnya buah dosa. Ingat lagi pada awal mulanya manusia jatuh dalam dosa?. Sama juga ceritanya Adam tidak mengaku dosa mereka, malahan menyalahkan isterinya pula dan isterinya menyalahkan Iblis. Mungkin atau ada kemungkinan kalau Adam mengaku dosa yg mereka telah lakukan pada masa itu, tidaklah manusia ini terheret kesan dosa itu sehingga hari ini. Dikatakan dalam kisah ini tiada lagi perempuan dikalangan suku Benyamin sebab telah dibunuh ketika perang saudara berlaku. Sehingga orang Israel terpaksa menyuruh mereka melarikan anak gadis dari suku lain. Macam tidak dapat diterima oleh akal waras tindakan mereka pada zaman ini. Saya fikir itulah kasih karunia bapa kita di Surga untuk suku Benyamin agar mereka tidak pupus. Tuhan Yesus pun datang ke dunia, dalam diri, keluarga dan masyarakat kita agar kita tidak pupus di muka bumi. Sebab melalui Tuhan Yesus manusia ada damai sejahtera. Betul?. Tengok saja negara yg menolak Tuhan Yesus, masih berperang sesama sendiri seperti zaman kitab Hakim Hakim, mereka melakukan apa saja yg mereka fikir baik dan membenarkan apa saja tindakan mereka, termasuk membunuh, merampas, memperkosa dan sebagainya. Mungkin tidak lama lagi mereka akan pupus. Mari kita usahakan damai sejahtera dikalangan kita agar kita tetap beranak cucu di muka bumi. Amin.
Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 5.7.19. KK.
Pada waktu itu pergilah orang Israel dari sana, masing-masing menurut suku dan kaumnya; mereka masing-masing berangkat dari sana ke milik pusakanya.
Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
https://alkitab.app/v/9b896f512820
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya ingin berkongsi tentang kisah suku Benyamin yang hampir pupus akibat daripada perang saudara. Punca asalnya mereka melindungi orang yg melakukan kejahatan. Begitulah dahsyatnya buah dosa. Ingat lagi pada awal mulanya manusia jatuh dalam dosa?. Sama juga ceritanya Adam tidak mengaku dosa mereka, malahan menyalahkan isterinya pula dan isterinya menyalahkan Iblis. Mungkin atau ada kemungkinan kalau Adam mengaku dosa yg mereka telah lakukan pada masa itu, tidaklah manusia ini terheret kesan dosa itu sehingga hari ini. Dikatakan dalam kisah ini tiada lagi perempuan dikalangan suku Benyamin sebab telah dibunuh ketika perang saudara berlaku. Sehingga orang Israel terpaksa menyuruh mereka melarikan anak gadis dari suku lain. Macam tidak dapat diterima oleh akal waras tindakan mereka pada zaman ini. Saya fikir itulah kasih karunia bapa kita di Surga untuk suku Benyamin agar mereka tidak pupus. Tuhan Yesus pun datang ke dunia, dalam diri, keluarga dan masyarakat kita agar kita tidak pupus di muka bumi. Sebab melalui Tuhan Yesus manusia ada damai sejahtera. Betul?. Tengok saja negara yg menolak Tuhan Yesus, masih berperang sesama sendiri seperti zaman kitab Hakim Hakim, mereka melakukan apa saja yg mereka fikir baik dan membenarkan apa saja tindakan mereka, termasuk membunuh, merampas, memperkosa dan sebagainya. Mungkin tidak lama lagi mereka akan pupus. Mari kita usahakan damai sejahtera dikalangan kita agar kita tetap beranak cucu di muka bumi. Amin.
Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 5.7.19. KK.
Comments
Post a Comment