1 Samuel 3:8-9 (TB) Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Ia pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Lalu mengertilah Eli, bahwa TUHANlah yang memanggil anak itu.
Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.
https://alkitab.app/v/9197cab749dc
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya ingin berkongsi lagi ttg kisah Samuel. Dikatakan Samuel menjadi pelayanan Tuhan di bait suci dibawah seliaan Imam Eli. Tempat tidur Samuel adalah dalam bilik di mana Tabut Perjanjian diletakkan. Maksudnya Samuel berada di ruang Maha Kudus. Ingat lagi peraturan ruang Maha Kudus. Ya.. hanya imam besar saja yg boleh masuk, itu pun setahun sekali. Tetapi Samuel bukan imam besar dan bukan juga suku Lewi dan bukan juga keturunan Imam Harun. Hairankan, kenapa Samuel dibenarkan tidur di ruangan itu, dan tidak pula dia mati. Puji Tuhan, itulah kasih karunia Tuhan, boleh membenarkan siapa saja. Seperti kitalah diangkat menjadi anak anak Tuhan. Dikatakan malam itu Tuhan Bapa kita di Surga berbicara dengan Samuel tentang hukuman terhadap keluarga Eli. Ini pun tidak pernah berlaku, seorang yg belum dewasa (mungkin umur Samuel dalam 12 tahun pada masa itu) Tuhan berbicara. Jadi kalau tiba tiba ada budak sekolah minggu menegur sikap orang dewasa jangan marah, siapa tahu dia Samuel dan kita pula Imam Eli 😂. Sebab Tuhan boleh mengutus siapa saja untuk menyampaikan pesananNya. Mana tau ada anak kita yg baru berumur 10 tahun menegur kita sebab tidak berdoa sebelum makan. Jadi mari kita belajar memerhati anak anak kecil, Sebab Kita boleh belajar sesuatu daripada mereka. Tuhan Yesus pun memberi contoh bahawa kalau seseorang tidak seperti anak kecil mereka tidak akan memiliki kerajaan Surga. Mari kita bertaubat dari sikap mendiskriminasi anak anak kecil. Bolehkan?..
Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 12.7.19. KK.
Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.
https://alkitab.app/v/9197cab749dc
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya ingin berkongsi lagi ttg kisah Samuel. Dikatakan Samuel menjadi pelayanan Tuhan di bait suci dibawah seliaan Imam Eli. Tempat tidur Samuel adalah dalam bilik di mana Tabut Perjanjian diletakkan. Maksudnya Samuel berada di ruang Maha Kudus. Ingat lagi peraturan ruang Maha Kudus. Ya.. hanya imam besar saja yg boleh masuk, itu pun setahun sekali. Tetapi Samuel bukan imam besar dan bukan juga suku Lewi dan bukan juga keturunan Imam Harun. Hairankan, kenapa Samuel dibenarkan tidur di ruangan itu, dan tidak pula dia mati. Puji Tuhan, itulah kasih karunia Tuhan, boleh membenarkan siapa saja. Seperti kitalah diangkat menjadi anak anak Tuhan. Dikatakan malam itu Tuhan Bapa kita di Surga berbicara dengan Samuel tentang hukuman terhadap keluarga Eli. Ini pun tidak pernah berlaku, seorang yg belum dewasa (mungkin umur Samuel dalam 12 tahun pada masa itu) Tuhan berbicara. Jadi kalau tiba tiba ada budak sekolah minggu menegur sikap orang dewasa jangan marah, siapa tahu dia Samuel dan kita pula Imam Eli 😂. Sebab Tuhan boleh mengutus siapa saja untuk menyampaikan pesananNya. Mana tau ada anak kita yg baru berumur 10 tahun menegur kita sebab tidak berdoa sebelum makan. Jadi mari kita belajar memerhati anak anak kecil, Sebab Kita boleh belajar sesuatu daripada mereka. Tuhan Yesus pun memberi contoh bahawa kalau seseorang tidak seperti anak kecil mereka tidak akan memiliki kerajaan Surga. Mari kita bertaubat dari sikap mendiskriminasi anak anak kecil. Bolehkan?..
Salam damai untuk kita semua.
✝ emanuelministry.blogspot.com 12.7.19. KK.
Comments
Post a Comment