Ayub 21:7-10 (TB) Mengapa orang fasik tetap hidup, menjadi tua, bahkan menjadi bertambah-tambah kuat?
Keturunan mereka tetap bersama mereka, dan anak cucu diperhatikan mereka.
Rumah-rumah mereka aman, tak ada ketakutan, pentung Allah tidak menimpa mereka.
Lembu jantan mereka memacek dan tidak gagal, lembu betina mereka beranak dan tidak keguguran.
https://alkitab.app/v/faf6c36ed80f
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini saya berkongsi lagi tentang keluh kesah Ayub. Ayub mempersoalkan kenapa orang fasik/jahat terus hidup sehingga lanjut usia, semakin berpengaruh, beranak cucu dan hidup aman damai. Kita pun ada pengalaman yang sama dengan Ayub. Kadang kadang kita pun mula mempersoalkan TUHAN. Tetapi benarkah mereka orang jahat seperti yang kita fikirkan, atau orang benarkah kita berbanding mereka, harta dan kejayaan dalam dunia sajakah ukuran kemakmuran hidup seseorang. Tuhan Yesus hidup sebagai orang biasa saja, bapa duniawiNya meninggal ketika Tuhan Yesus masih remaja, mereka pernah hidup di negara orang sebagai orang asing, Tuhan Yesus perlu bekerja sebagai tukang kayu untuk membantu menyara keluarga, tidak ada kemewahan. Mari kita bertaubat kalau masih lagi mengukur berkat TUHAN dengan harta dunia. Salam damai untuk kita semua
✝emanuelministry.blogspot.com 11.2.2020 Kota Kinabalu Sabah.
Keturunan mereka tetap bersama mereka, dan anak cucu diperhatikan mereka.
Rumah-rumah mereka aman, tak ada ketakutan, pentung Allah tidak menimpa mereka.
Lembu jantan mereka memacek dan tidak gagal, lembu betina mereka beranak dan tidak keguguran.
https://alkitab.app/v/faf6c36ed80f
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini saya berkongsi lagi tentang keluh kesah Ayub. Ayub mempersoalkan kenapa orang fasik/jahat terus hidup sehingga lanjut usia, semakin berpengaruh, beranak cucu dan hidup aman damai. Kita pun ada pengalaman yang sama dengan Ayub. Kadang kadang kita pun mula mempersoalkan TUHAN. Tetapi benarkah mereka orang jahat seperti yang kita fikirkan, atau orang benarkah kita berbanding mereka, harta dan kejayaan dalam dunia sajakah ukuran kemakmuran hidup seseorang. Tuhan Yesus hidup sebagai orang biasa saja, bapa duniawiNya meninggal ketika Tuhan Yesus masih remaja, mereka pernah hidup di negara orang sebagai orang asing, Tuhan Yesus perlu bekerja sebagai tukang kayu untuk membantu menyara keluarga, tidak ada kemewahan. Mari kita bertaubat kalau masih lagi mengukur berkat TUHAN dengan harta dunia. Salam damai untuk kita semua
✝emanuelministry.blogspot.com 11.2.2020 Kota Kinabalu Sabah.
Comments
Post a Comment