Nehemia 7:1-3 (TB)  Setelah tembok selesai dibangun, aku memasang pintu-pintu. Lalu diangkatlah penunggu-penunggu pintu gerbang, para penyanyi dan orang-orang Lewi.
Pengawasan atas Yerusalem aku serahkan kepada Hanani, saudaraku, dan kepada Hananya, panglima benteng, karena dia seorang yang dapat dipercaya dan yang takut akan Allah lebih dari pada orang-orang lain.
Berkatalah aku kepada mereka: "Pintu-pintu gerbang Yerusalem jangan dibuka sampai matahari panas terik. Dan pintu-pintunya harus ditutup dan dipalangi, sementara orang masih bertugas di tempatnya. Tempatkanlah penjaga-penjaga dari antara penduduk Yerusalem, masing-masing pada tempat-tempat penjagaan dan di depan rumahnya."

https://alkitab.app/v/c86e063aa210

Shallom dan selamat beribadah kepada kita semua, kiranya nama Tuhan Yesus disembah dipuji dalam kebaktian kita.Hari ini saya berkongsi tentang kisah siapnya tembok kota Yerusalem. Pintu pintu dikawal ketat, ada penjaga ditempatkan disemua tempat malahan di depan rumah penduduk Kota. Keselamatan menjadi keutamaan  bagi Nehemia. Hari ini pun keselamatan masih isu utama setiap orang, keluarga dan negara. Kalau sempadan negara mudah dibolosi memberi gambaran ada isu keselamatan yg perlu ditangani dengan bijaksana. Di Malaysia kita bersyukur sebab keselamatan masih terkawal, kita masih boleh tidur nyenyak saban waktu. Tuhan Yesus adalah sandaran keselamatan kita di dunia dan di Surga. Sebab segala kuasa dibumi dan di Surga telah diberikan kepadaNya. Mari kita bertaubat kalau masih lagi tidak mahu menerima jaminan keselamatan di dalam Yesus Kristus. Salam damai untuk kita semua.
✝emanuelministry.blogspot.com 5.12.19 Kudat.

Comments

Popular Posts