Ayub 1:19-21 (TB)  maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,
katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"

https://alkitab.app/v/ae8cb619c540

Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi hari ini saya berkongsi tentang kisah  Ayub yang memilik kekayaan dan keluarga yang besar telah kehilangan semua itu serentak pada hari yang sama. Tetapi Ayub masih mampu bersyukur kepada TUHAN. Sukar mengucap syukur dalam keadaan kita berdukacita, mengucap syukur mudah diucapkan kalau sedang bersukacita. Alkitab mengajar kita agar mengucap syukur dalam semua keadaan, sebab kita percaya Tuhan Yesus beserta kita. Kesusahan hanyalah cara kita bertumbuh dan menghasilkan buah. Mari kita bertaubat kalau masih lagi tidak dapat mengucap syukur apabila kita ditempah kesusahan. Salam damai untuk kita semua.
✝emanuelministry.blogspot.com 22.1.2020 Kota Kinabalu Sabah.

Comments

Popular Posts