Ayub 10:1-3 (TB)  "Aku telah bosan hidup, aku hendak melampiaskan keluhanku, aku hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku.
Aku akan berkata kepada Allah: Jangan mempersalahkan aku; beritahukanlah aku, mengapa Engkau beperkara dengan aku.
Apakah untungnya bagi-Mu mengadakan penindasan, membuang hasil jerih payah tangan-Mu, sedangkan Engkau mendukung rancangan orang fasik?

https://alkitab.app/v/ff3dcd2a0e83

Shallom bertemu lagi dalam renungan pagi, Saya sambung lagi kisah tentang keluh kesah Ayub terhadap TUHAN. Ayub mengatakan dia sudah bosan untuk hidup. Mungkin Ayub sudah ada idea untuk membunuh diri. Itulah tindakan terakhir manusia apabila dalam keadaan diluar tahap dapat menanggung penderitaan. Dalam Alkitab sendiri ada beberapa kisah seseorang membunuh diri, seperti Yudas Iskariot, Ahitofil (Penasihat raja Daud) dan raja Saul. Hari ini kisah membunuh diri tidak asing bagi kita. Itu sebab sangat penting mendampingi orang yang sedang dalam penderitaan, seperti rakan rakan Ayub. Mari kita bertaubat kalau masih lagi tidak mahu mendampingi sahabat, ahli keluarga, isteri, suami atau anak anak kita yang sedang dalam penderitaan. Ingat baik baik Roh Kudus adalah penghibur dan penolong  yang diutus oleh Tuhan Yesus,  kita tidak bersendirian, jangan sekali kali berputus asa. Salam damai untuk kita semua.
✝emanuelministry.blogspot.com 31.1.2020 Kudat Sabah.

Comments

Popular Posts