2 Tawarikh 22:2-4 (TB)  Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.
Ia pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat.
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya.

https://alkitab.app/v/225c10d92d2a

Shallom dan selamat beribadah kepada kita semua,  bertemu lagi dalam renungan pagi. Hari ini saya berkongsi tentang kisah raja Ahazia raja Yehuda yg melakukan kejahatan sebab dikelilingi orang yg jahat. Dikatakan ibunya sendiri memberi nasihat agar melakukan kejahatan seperti kelakukan keluarga raja Ahab raja Israel. Hari ini pun tanpa kita sedar jati diri kita dipengaruhi oleh orang sekelilingi kita, tidak dapat dinafikan ibu sangat mempengaruhi seseorang. Walapun begitu bukan semua ibu adalah bijaksana, ada yg seperti ibu Ahazia. Tidak dapat tidak kita memerlukan penasihat yg bijaksana, siapakah dia, ia adalah Tuhan Yesus,  satu satunya yg disebut dalam Alkitab penasihat yg bijaksana. Mari kita bertaubat kalau masih lagi tidak meminta nasihat Tuhan Yesus. Salam damai untuk kita semua, Merry Christmas. ✝emanuelministry.blogspot.com 8.12.19 Kudat.

Comments

Popular Posts