2 Tawarikh 19:4-7 (TB) Yosafat diam di Yerusalem. Ia mengadakan kunjungan pula ke daerah-daerah, dari Bersyeba sampai ke pegunungan Efraim, sambil menyuruh rakyat berbalik kepada TUHAN, Allah nenek moyang mereka.
Ia mengangkat juga hakim-hakim di seluruh negeri, yakni di semua kota yang berkubu di Yehuda, di tiap-tiap kota.
Berpesanlah ia kepada hakim-hakim itu: "Pertimbangkanlah apa yang kamu buat, karena bukanlah untuk manusia kamu memutuskan hukum, melainkan untuk TUHAN, yang ada beserta kamu, bila kamu memutuskan hukum.
Sebab itu, kiranya kamu diliputi oleh rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan seksama, karena berlaku curang, memihak ataupun menerima suap tidak ada pada TUHAN, Allah kita."
https://alkitab.app/v/5694a9b27906
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini saya berkongsi tentang kisah raja Yosafat melantik para hakim disetiap kota berkubu diseluruh Yehuda. Raja berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan rasa takut kepada TUHAN, bertindak saksama, tidak memihak mana mana dan tidak menerima rasuah. Hari ini gejala pemimpin menerima rasuah masih tidak asing, inilah salah satu punca sesebuah negara hancur, miskin, dijajah dan sebagainya. Tuhan Yesus juga pernah ditawarkan oleh iblis kuasa asal saja Tuhan Yesus tunduk kepadanya. Mari kita bertaubat kalau masih lagi menerima dan memberi rasuh ketika membuat keputusan atau melobi keputusan.
Salam damai untuk kita semua. Merry Christmas.
✝emanuelministry.blogspot.com 5.12.19 Kota Kinabalu.
Ia mengangkat juga hakim-hakim di seluruh negeri, yakni di semua kota yang berkubu di Yehuda, di tiap-tiap kota.
Berpesanlah ia kepada hakim-hakim itu: "Pertimbangkanlah apa yang kamu buat, karena bukanlah untuk manusia kamu memutuskan hukum, melainkan untuk TUHAN, yang ada beserta kamu, bila kamu memutuskan hukum.
Sebab itu, kiranya kamu diliputi oleh rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan seksama, karena berlaku curang, memihak ataupun menerima suap tidak ada pada TUHAN, Allah kita."
https://alkitab.app/v/5694a9b27906
Shallom semua bertemu lagi dalam renungan pagi, hari ini saya berkongsi tentang kisah raja Yosafat melantik para hakim disetiap kota berkubu diseluruh Yehuda. Raja berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan rasa takut kepada TUHAN, bertindak saksama, tidak memihak mana mana dan tidak menerima rasuah. Hari ini gejala pemimpin menerima rasuah masih tidak asing, inilah salah satu punca sesebuah negara hancur, miskin, dijajah dan sebagainya. Tuhan Yesus juga pernah ditawarkan oleh iblis kuasa asal saja Tuhan Yesus tunduk kepadanya. Mari kita bertaubat kalau masih lagi menerima dan memberi rasuh ketika membuat keputusan atau melobi keputusan.
Salam damai untuk kita semua. Merry Christmas.
✝emanuelministry.blogspot.com 5.12.19 Kota Kinabalu.
Comments
Post a Comment